English Education Department

Lecturers of English Education Department UMK.

English Education Department

Committed to strike off students with English proficiency which is expected to lead them to succeed in any kind of field.

English Education Department

Field Study Program - 5th Semester Students.

English Education Department

Field Study Program - Bromo Mountain.

English Education Department

English Immersion Program (1st Semester Students).

English Education Department

Teaching Practice Program (Teaching English to Young Learners).

English Education Department

Teaching Practice Program (Fun Teaching English to Young Learners).

English Education Department

Mutohhar, S.Pd., M.Pd (Participant of World Culture Forum 2013 - Bali.

English Education Department

English Education Department in Cooperation with IALF Bali.

English Education Department

Factory Visit (DJARUM OASIS) - 3rd Semester Students of English Education Department UMK.

English Education Department

University Visit to HKB University Hongkong (photo session with Prof. Reza).

English Education Department

Inaugural College (Mr. Yoshinori Fujikawa - Hiroshima University, Japan).

English Education Department

Institutional Strenghtening to Improve the Quality...(Work Meeting - Bandungan, 29-30 January, 2016).

Kuliah Umum bersama Prof. G.G. Weix, Ph. D “Bahasa Indonesia berkesempatan menjadi Bahasa Internasional”

“Orang Amerika harus belajar dari Indonesia bagaimana kita menghormarti orang lain. Bahasa Indonesia memiliki kesempatan besar untuk mejadi bahasa Internasional”. Itulah yang Prf. GG. Weix dari Universitas Montana, Amerika Serikat saat berbicara di General Stadium “Buliding Socio Communication Skill ini Facing Global Competition yang diselenggarakan EED UMK pada hari Sabtu, 5 Agustus 2017 di Gedung Seminar Lantai 4.
Acara yang dibuka oleh Dr. Suparnyo, SH, MS, Rektor UMK tersebut sangat hidup dengan kehadiran Weix yang menyenangkan dan menggelar diskusi interaktif dan humoris. Banyak mahasiswa yang bertanya tentang komunikasi di kompetisi global. Weix Juga menyampaikan kesempatan terbuka untuk kuliah di Amerika, baik untuk mahasiswa maupun dosen.

Kuliah tamu “How to be Internasional English Teacher “ Hadirkan Praktisi dari USA


Kembali menyikapi tentang kedatangan MEA di tahun, tak menutup kemungkinan, pendidikan juga menjadi salah satu sasaran bagi anggota MEA untuk bersaing diberbagai Negara, termasuk Indonesia. Menyikapi hal tersebut, Prodi Bahasa Inggris UMK kembali menyiapkan mahasiswanya untuk dapat bersaing didunia Internasional, khususnya dengan meningkatkan daya saing tenaga pendidikan seperti calon guru.
Lulusan mahasiswa PBI sebagai guru bahasa asing nantinya, diharapkan tidak hanya akan mengajar didalam negeri, namun juga luar negeri. Untuk itu, mahasiswa harus dikuatkan baik hardskill maupun softskill-nya. Penguasaan Bahsa Inggris yang mapan serta kepercayaan diri (self confidence ) sangatlah dibutuhkan agar mereka mampu bersaing didunia global.
Dari problem diatas, untuk menambah wawasan bagi para mahasiswa tentang kesempatan menjadi Guru Bahasa Inggris ditingkat Internasional, maka Program Studi Bahasa Inggris UMK mengadakan Kuliah Tamu pada Jumat, 28 Juli 2017 pukul 08.00-11.00 di Ruang Seminar Gedung Rektorat Lantai 4. Acara ini adalah pengembangan  mata kuliah Speaking for Instructional Purpose dengan menghadirkan pakar dari Semarang International School dan praktisi dari Amerika Serikat. Mereka adalah Kate Boyens (Teachers for Global Classroom Fellow,U.S Departement of State), Elicia Blackford (English Language Development Teacher at Madison High School in Portland, Oregon)
Kuliah Tamu yang diketuai oleh Rusiana, S.Pd, M.Pd ini bertujuan untuk membuka mata mahasiswa dalam berkarir sebagai guru Bahasa Inggris di Indonesia saja, namun di luar negeri juga terbuka lebar
Setelah kedua narasumber menyampiakan materi, kegiatan selanjutnya adalah diskusi. Peserta semakin bersemangat karena pembicara memberi games sehingga banyak yang ingin bertanya. Gelang asal Amerika akan didapatkan bagi yang beruntung dan hal inilah yang dapat melatih  mahasiswa untuk dapat melatih English mereka dengan native speaker asla USA itu.
Setelah diskusi selesai, Acara yang diikuti oleh 120 peserta ini ditutup dengan pemberian kenang-kenangan berupa plakat Universitas Muria Kudus dan Batik Kudus.

Kuliah Tamu “ Literate Teachers for 21st Century : Are your Literate Enough?” Siapakan Mahasiswa Melek Literasi

Ingatkah kita dengan penelitian Prrograme for International Student Assesment yang menyebutkan tentang tingkat literasi masyarakat Indonesia yang menempati urutan kedua terbawah dari 65 negara yang diteliti. Pada penelitian yang sama, PISA juga menempatkan posisi membaca siswa Indonesia diurutan ke 57 dari 65 negara. Hal ini sangat memprihatinkan karena menunjukkan bahwa tingkat literasi (menulis dan membaca) kita sangatlah rendah.
Menanggapi masalah diatas, maka Lembaga Penyedia Tenaga Kependidikan (LPTK) Program Studi Bahasa Inggris merasa perlu untuk menyiapkan calon guru bahasa inggris yang unggul dan tanggap terhadap perkembangan zaman. Sehingga mereka dapat melek huruf (literate) serta meningkatkan budaya baca tulis mereka, terlebih mereka akan hidup diera abad 21 yang memiliki tantangan lebih besar. Mereka akan mengajar murid dengan karakter yang berbeda dari generasi sebelumnya, karena telah mengalami berbagai perubahan zaman terutama dalam hal teknologi. Untuk itu, program PBI UMK mengadakan kuiah tamu yang mengangkat tema “ Literate Teachers for 21st Century : Are you literate enough?” untuk meningkatkan literasi mahasiswa.
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas akademik program akademik program studi pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muria Kudus dan meningkatkan budaya literasi di kalangan mahasiswa dan dosen Program studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP untuk pengembangan pendidikan di Indonesia serta menambah wawasan tentang strategi pendidikan bagi semua kalangan khususnya mahasiswa, calon guru dan dosen.
Acara yang diketuai loleh Nuraeningsih, S.Pd, M.Pd ini mengundang pembicara Prof. Didi Seherdi, dari  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dari awal acara hingga selesai, acara dapat berjalan lancar dengan sambutan yang hangat dari para peserta. Mereka berasal dari semua angkatan prodi PBI. Kursi yang tersedia penuh sesak yang menandakan antusiasme para mahasiswa dengan topic yang diangkat dalam kuliah umum ini. Tercatat ada 127 mahasiswa yang hadir dalam kegiatan ini serta 8 dosen yang juga ikut serta.

PBI gelar kuliah tamu “International Communication ” sebagai bekal mahasiswa PBI hadapi MEA


Seminar, pelatihan atau lokarya merupakan sebuah kegiatan yang sangat penting untuk menunjang standart kompetensi mahasiswa di perguruan tinggi. Hal ini dilakukan untuk membetuk keahlian (skill) dan juga sikap yang positif (soft skill) sehingga dapat mendukung profesionalisme para mahasiswa yang harus diikuti dengan perbaikan sikap (attitude) terutama dalam hal komunikasi. Dengan pemberlakuan program MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) mulai akhir tahun 2015, persaingan dalam dunia kerja akan semakin ketat sehingga para mahasiswa dituntut untuk meningkatkan kompetensi komunikasi mereka baik di tingkat Nasional maupun Internasional.
Berdasarkan permasalahan diatas, maka Prodi Pendidikan Bahasa Inggris mengadakan kuliah umum dengan mengangkat tema “Komunikasi Internasional “ yang diharapkan dapat meningkatkan soft skill mahasiswa terutama dalam hal komunikasi. Acara tersebut dilaksanakan pada tanggal 28 Maret 2016 pada pukul di Ruang Seminar Lantai 4 Gedung Rektorat Universitas Muria Kudus mulai pukul 09.00-12.00 WIB. Adapun tujuan dari acara ini adalah untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa PBI akan pentingnya pengembangan kemampuan komunikasi sehingga dapatb menjadi bekal mereka untuk mengahadpi era MEA (Masyarakat Ekonomi Asia).
Acara ini mengahadirkan narasumber dari Deputi Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia yakni Drs. Priyo Ismanto, M.Hum yang disambut hangat oleh para mahasiswa. Hal ini dibuktikan dengan 123 peserta yang sangat antusias karena penyampaian dari narasumber menggunakan pronoucation yang sangat jelas dan tidak sepi dari guyonan yang segar.
Pada sesi tanya jawab, mahasiswa sangat aktif bertanya pada narasumber yang kini menjadi Duta Besar Indonesia untuk Columbia itu, sehingga ada 6 pertanyaan yang diajukan oleh para mahasiswa. Mereka menanyakan tentang interkasi global baik perorangan maupun antar Negara serta permasalahan yang mereka alami. Karena keterbatasan waktu, semua pertanyaan tidak dapat diajukan.

Gelar di E-FUN CLINIC 2018 di 5 Sekolah Eks-Karisidenan Pati


Pada tahun 2017 Program Studi Bahasa Inggris kembali mengadakan E Fun Clinic di beberapa Sekolah Menangah atas se Eks-Karisidenan Pati seperti SMA 1 Jekulo, SMA 1 Mejobo, SMK Taman Siswa, SMA PGRI 1 Pati dan SMA 1 Pecangaaan.
      Sesuai dengan namanya, E Fun Clinic berusaha memberikan pelayanan edukasi Bahasa Inggris yang menyenangkan bagi calon mahasiswa. Diantaranya adalah dengan melakukan berbagai game edukatif yang dapat memberi pemahaman para siswa SMA bahwa Bahasa Inggris bukanlah pelajaran yang sulit seperti yang menjadi momok menakutkan selama ini. Acara yang diketuai oleh Aisyah Ririn ini, bertujuan untuk memperknalkan prodi Bahasa Inggris khususnya di Universitas Muria Kudus “ tidak hanya itu, mereka juga akan diberi wawasan tentang keuntungan masuk prodi ini, seperti banyak profesi yang akan menanti mereka”tambah Ririn.

      Acara ini digelar dari tanggal 3-12 Februari 2018 dengan melibatkan dosen dan mahasiswa semester 4 yang telah terpilih. Jam istirahat menjadi momen yang tepat untuk melaksanakan acara ini yang menghabiskan waktu 2 sampai 3 jam. Acara semakin menarik dengan pembagian doorprize.